Perhimpunan Minahasa Raya

Satu Per Satu Dalang Kerusuhan dan Demo Ditangkap Termasuk Aktivis HAM Delpedro Marhaen

Foto: Delpedro Marhaen

minahasaraya.com – Beberapa provokator yang dianggap dalang kerusuhan dan demo satu per satu ditangkap Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Metro Jaya, termasuk penangkapan terhadap Aktivis HAM sekaligus Direktur Eksekutif Lokataro Foundation, Delpedro Marhaen, pada 1 September 2025 lalu.

Penangkapan terhadap Delpedro Marhaen, atas tuduhan dugaan tindak pidana menghasut sehingga terjadinya demo dan kerusuhan di Jakarta dan di beberapa daerah di Indonesia, 28-31 Agustus 2025.

Delpedro dijerat Pasal 160 KUHP dan Pasal 45 a ayat 4 juncto Pasal 28 ayat 3 UU Nomor 1 2024 tentang ITE, karena menyebarkan informasi elektronik dan membuat pemberitaan bohong yang menimbulkan kerusuhan dan keresahan dimasyarakat serta merekrut dan memperalat anak dan membiarkan anak tanpa perlindungan jiwa.

Berdasarkan informasi yang diperoleh minahasaraya.com, Delpedro ditangkap pada 1 September 2025 sekitar pukul 22.45 WIB. Delpedro ditangkao bersama seorang staf bernama Muzaffar Salim.

Mereka ditangkap oleh Subdit II Keamanan Negara, Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Kantor Lokataru Foundation, yang berada di Kelurahan Kayu Putih, Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Dalam keterangan resminya, Polda Metro Jaya menyatakan bahwa Delpedro dijerat pasal tentang tindak pidana penghasutan terhadap anak hingga penyebaran berita bohong.

Pada saat penangkapan, polisi menyatakan telah menyiapkan sejumlah dokumen administrasi, termasuk surat penangkapan dan surat tugas yang juga menginstruksikan untuk melakukan penangkapan dan penggeledahan badan serta barang. Dalam penangkapan tersebut, penyidik juga menyita sejumlah aset Lokataru Foundation, termasuk laptop.

Sementara Pendiri Lokataru Foundation, Haris Azhar, mengecam tindakan penangkapan ini sebagai bentuk intimidasi dan ancaman terhadap kebebasan sipil, serta menambah daftar panjang praktik represif aparat terhadap masyarakat sipil setelah terjadinya unjuk rasa dan kerusuhan yang digelar pada Agustus 2025.

Saat ini sejak Selasa 2 September 2025, Polda Metro Jaya menetapkan Delpedro dan Muzaffar sebagai tersangka penghasutan untuk melakukan anarkisme, dan disangkakan dengan pasal penghasutan, perlindungan anak, dan ITE.

Karir Delpedro Marhaen

Delpedro Marhaen menyelesaikan pendidikan sarjana hukum dan magister hukum di Universitas Tarumanagara. Ia kemudian kembali meraih gelar magister dalam bidang Politik Kewarganegaraan dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta.

Delpedro memulai karier profesionalnya pada 2019 dengan bekerja sebagai asisten penelitian di Lokataru Foundation (2019–2021) dan Hakasasi.id (2020–2021). Pada 2022-2023, ia bergabung dengan KontraS sebagai asisten program.

Pada 2023, ia mulai bekerja sebagai peneliti di Haris Azhar Law Office dan Lokataru Law and Human Rights Office. Mulai 2021 hingga 2024, ia juga berprofesi sebagai koresponden untuk BandungBergerak.id.

Selanjutnya pada 2024, Delpedro Marhaen diangkat sebagai Direktur Eksekutif Lokataru Foundation, memimpin organisasi tersebut dalam berbagai advokasi strategis terkait kebebasan berekspresi, perlindungan kelompok rentan, dan pencegahan kekerasan aparat. (*/hvs)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *