Foto: Michael Umbas dan Presiden Prabowo Subianto
minahasaraya.com – Pasca demonstrasi dan kerusuhan yang terjadi di Jakarta dan dibeberapa kota di Indonesia, kini masyarakat diajak untuk tidak gampang terprovokasi dan tetap menjaga persaudaraan. Selain itu, semangat persatuan nasional harus terus dipelihara di atas segala perbedaan pandangan politik.
Demikian seruan Ketua Umum DPP Arus Bawah Prabowo (ABP) Michael Umbas, saat dihubungi minahasaraya.com, di Jakarta, Rabu (3/9/2025), pasca demonstrasi dan kerusuhan yang terjadi di Jakarta dan daerah-daerah di Indonesia, 28-31 Agustus 2025. Pada keterangannya, ABP juga mendukung aparat dalam menjaga stabilitas negara.
Michael juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap tenang, tak mudah terprovokasi, dan menjaga rasa persaudaraan.
“Kami dewan pimpinan pusat (DPP) Arus Bawah Prabowo (ABP) mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan menjaga rasa persaudaraan. Semangat persatuan nasional harus terus dipelihara di atas segala perbedaan pandangan politik,” kata Michael Umbas, Putra Minahasa, yang sedang menjabat Komisaris disalah satu perusahaan BUMN ini.
Michael menegaskan kini seluruh langkah penegakan hukum harus dijalankan dengan proporsionalitas, profesionalitas, dan ukuran yang jelas. Michael menyebut prioritas utama aparat saat ini yakni menjaga ketertiban umum sekaligus mencegah timbulnya ketakutan di tengah masyarakat.
“Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto, DPP Arus Bawah Prabowo menyatakan dukungan penuh kepada aparat keamanan untuk bertindak tegas terhadap setiap aksi anarkis dan perusakan fasilitas umum yang merugikan rakyat. Kehadiran TNI-Polri adalah garda terdepan dalam menjamin rasa aman seluruh warga bangsa,” ujar Michael.
Dia meminta kader, anggota, dan simpatisan Arus Bawah Prabowo di seluruh daerah agar hadir di tengah masyarakat untuk membantu terciptanya suasana aman, damai, dan kondusif, sekaligus menyerukan penolakan terhadap ajakan-ajakan yang berpotensi memecah belah.
“Pemerintah, aparatur negara, dan para wakil rakyat diharapkan ke depan agar senantiasa hadir bersama rakyat, mendengarkan aspirasi secara tulus, serta menjaga kepercayaan publik dengan sikap rendah hati, tutur kata yang menyejukkan, dan tindakan yang tidak melukai perasaan rakyat,” tambah Michael. (hvs)