Gambar : Rupiah dan IHSG, Pada Penutupan Perdagangan, Rabu, 10 Juni 2026, Pukul 16.00 WIB/ Kolase: Minahasaraya/HVS
minahasaraya.com – Hasil Pantauan Minahasaraya di Trimegah Sekuritas pada penutupan perdagangan hari ini, Rabu, 10 Juni 2026, Pukul 16.00 WIB, mata uang rupiah menguat 96 poin atau 0,53% di posisi Rp17.929 per dolar AS.
Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 155,75 poin atau 2,71% diposisi 5.902,38, naik dari posisi 5.744,06 yang dibuka pada Rabu pagi pukul 09.00 WIB.
Kenaikan ini juga terjadi pada indeks saham domestik lainnya, seperti LQ45 naik 20,16 poin atau 3,54% diposisi 589,48, dan indeks Kompas100 naik 23,11 poin atau 3,04% diposisi 782,52.
Menguatnya IHSG pada hari ini, menyusul pertemuan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Sufmi Dasco Ahmad dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas), dan sejumlah stakeholder sektor keuangan lainnya di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, yang berlangsung Selasa kemarin, 9 Juni 2026.
Sedangkan penguatan rupiah terjadi setelah pasar merespons kebijakan Bank Indonesia yang tiba-tiba menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 5,5%.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, kenaikan suku bunga BI adalah sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga inflasi pada tahun 2026 dan 2027 agar tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1% yang ditetapkan Pemerintah. Perry menegaskan kebijakan ini juga ditujukan untuk meningkatkan imbal hasil bagi daya tarik masuknya aliran masuk investasi portfolio asing ke Indonesia. (hvs)