Perhimpunan Minahasa Raya

Perhimpunan Minahasa Raya (PMR) Siap Deklarasi Disaat HUT Presiden Prabowo di Tugu Proklamasi

Gambar: Pengurus Perhimpunan Minahasa Raya (PMR). Ket Foto: Jak Tumewan (Pertama kiri), Steven Sahelangi (Kedua dari Kiri), Brigjen Pol Johan Sumampouw (Ketiga dari Kiri), Dr Arnold Poli (Keempat dari Kiri), Mayjen TNI (P) Ivan Pelealu (Kedua dari Kanan), Jimmy Charles Kawengian (Ujung Kanan)/Foto: minahasaraya.com/harris

minahasaraya – Perhimpunan Minahasa Raya (PMR) secara resmi akan mendeklarasikan kehadiran organisasi ini pada momen Hari Ulang Tahun (HUT) Presiden Prabowo Subianto, 17 Oktober 2025 mendatang. Sedangkan lokasi Deklarasi telah dipilih di Tugu Proklamasi, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat.

Selain itu bersamaan dengan Deklarasi, PMR secara resmi juga menyatakan mendukung penuh pemerintahan Prabowo Subianto, dan siap mensukseskan dan melaksanakan 8 program Asta Cita.

“Selainnitu siapapun yang akan coba-coba mengganggu dan merongrong pemerintahan Prabowo, maka akan berhadapan dengan kami Perhimpunan Minahasa Raya (PMR), dan PMR siap berada di garda terdepan membela Prabowo,” tegas Ketua Harian PMR Jimmy Charles Kawengian, didampingi Pendiri PMR Jak Tumewan, semalam.

Karena itu, guna memantapkan dan persiapan Deklarasi, dilakukan rapat koordinasi Pengurus dan Anggota PMR yang dilakukan di Resto De Tuna, Rawasari, Jakarta, Jumat (10/10/2025) malam.

Ketua Umum PMR Arnold Poli, yang hadir langsung dalam rapat koordinasi tersebut mengajak masyarakat Minahasa dimanapun berada untuk bergabung dalam PMR.

“Bergabunglah bersama kami PMR, untuk mendukung penuh pemerintahan Prabowo Subianto. Saya mengajak masyarakat Minahasa diseluruh penjuru harus bersatu,” ujar Arnold Poli, Sang Direktur Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sulawesi Utara (Sulut) kepada minahasaraya.com.

Ketua Dewan Pembina PMR, Mayjen TNI (Purn) Ivan Pelealu, yang hadir dalam rapat koordinasi, juga menegaskan PMR berdiri bukan untuk menjadi saingan organisasi lain Kawanua atau organisasi Minahasa yang telah ada, namun yang paling penting harus dilihat pada sasaran segmentasi dari masing-masing organisasi.

“Nah kehadiran PMR jelas, segmentasinya ingin mendukung penuh pemerintahan Prabowo Subianto melalui 8 program Asta Cita. Selain itu dukungan yang akan diberikan juga dalam bentuk satuan khusus anggota dilapangan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Ivan Pelealu.

Ketua Harian PMR Jimmy Charles Kawengian menambahkan, PMR akan terlibat dalam bela negara. “Jadi dalam PMR ada satuan khusus semacam banser berseragam, yang berperan untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan, seperti pengamanan acara, penanggulangan bencana, hingga menjadi garda terdepan dalam menjaga NKRI,” ujar Charles, Staf Khusus Sekretariat Negara ini.

Sementara penasehat PMR Brigjen Pol (Purn) Johan Sumampouw, yang hadir dalam rapat persiapan Deklarasi, mengajak warga Minahasa untuk bersatu untuk saling mendukung terhadap karya-karya dan program yang akan dibuat di PMR.

“Orang Minahasa itu hebat-hebat, cuma saat ini jarang muncul, nah untuk mendukung supaya mereka ini muncul dan berkarya bagi bangsa dan negara, mari kita bergabung di PMR untuk memberi dukungan kepada mereka yang ingin tampil dengan karya,” ujar Jenderal Polisi Bintang satu ini.

Johan Sumampouw juga minta agar sesama Minahasa hindari budaya “baku cungkel” agar orang Minahasa ini tampil ke permukaan untuk memegang berbagai posisi diberbagai bidang. Lanjut Johan, Ini kesempatan sebetulnya, disaat Bapak Prabowo yang mempunyai garis keturunan Minahasa, sebagai Presiden.

Rapat koordinasi persiapan Deklarasi PMR, selain dihadiri pengurus inti, pembina dan penasihat, juga dihadiri ratusan anggota dan simpatisan yang siap mendukung Deklarasi di Tugu Proklamasi pada 17 Oktober 2025. (hvs)




Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *