Gambar: Ketua Umum MKBP Philip Pantouw, Saat Terima Mandat dari Lefrand Kumontoy Mewakili Keluarga Pelaku Permesta, di Manado, Beberapa Waktu Lalu.
minahasaraya.com – Sejak menerima mandat sebagai Ketua Umum Majelis Keluarga Besar Permesta (MKBP), Tonaas yang juga Tou Minahasa, Philip Pantouw, terus membuktikan terhadap anggotanya dan daerahnya Sulawesi Utara, bahkan bagi bangsa dan negara, dalam pelaksanaan program ketahanan pangan guna mendukung program Presiden Prabowo Subianto.
Sejak pemerintahan orde baru, era reformasi hingga pemerintahan Prabowo saat ini, ‘Om Ile’ sebutan akrab Philip Pantouw, tergolong sosok wirausahawan yang memiliki semangat pantang menyerah, daya tahan luar biasa, dan kemampuan bangkit, meskipun sudah memasuki di usia baya.
Melalui “Temu Kasih Keluarga Permesta” yang mengambil tema bacaan Efesus 4:3: “Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera”, yang digelar di Hotel Four Point, Manado, 20 Mei 2025, Philip Pantouw’, diangkat untuk menerima mandat sebagai Ketua Umum Majelis Keluarga Besar Permesta (MKBP). Mandat sebagai Ketua Umum MKBP, diberikan dan disahkan langsung para pelaku permesta yang dipimpin Lefrand Kumontoy.
Mulai saat itu, mandat yang diberikan kepada Om Ile, bukan isapan jempol belaka, melainkan sudah banyak bukti yang diberikan Philip dalam program ketahanan pangan Presiden Prabowo, dalam program “Sulut Menanam” dalam hal menanam padi ladang, yang mengubah sebagian lahan tidur disejumlah desa untuk di jadikan areal padi ladang di kabupaten Minahasa.
Bukan hanya padi ladang yang ditanam Philip Pantouw dan para kelompok Tani MKBP, tetapi juga menanam jagung dan gandum. Sebab ketiga jenis tanaman ini dianggap bisa menjadi jalan keluar dari krisis pangan di daerah bahkan nasional.
“Gandum sudah diuji cobakan ditanam di tanah Minahasa dan bertumbuh. Mudah-mudahan program tanam gandum ini bisa menjalar ke petani provinsi lain, sebab Indonesia bisa dikatakan swasembada pangan, apabila produksi gandum petani dalam negeri mencukupi, guna mengurangi ketergantungan impor gandum. Kebutuhan gandum oleh pabrik makanan dalam negeri cukup besar untuk produksi makanan, mi instan, roti dan sebagainya,” kata Philip Pantouw, di Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026.
Untuk awal 2026, MKBP terus mengerjakan dan menggarap lahan pertanian untuk program menanam gandum, padi ladang dan jagung di sejumlah desa di kabupaten Minahasa, guna mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto. Adapun program ketahanan pangan Presiden Prabowo, tetap fokus pada swasembada pangan nasional melalui penguatan produksi dari tingkat desa.
Ketua Kelompok Tani Gabungan Majelis Keluarga Besar Permesta atau MKBP, Devi Kemur, beberapa hari lalu mengatakan, saat ini dibawah koordinasi Ketua Umum MKBP Philip Pantouw, pihaknya, bersama Sekretaris MKBP Ronny Lumowa, dan Ketua KTNA Minahasa, Musa Lembong, membuka lahan pertanian baru untuk menanam jagung dan menanam gandum di desa Kasuratan, Kecamatan Remboken, Minahasa.
“Saya bersama Sekretaris MKBP Ronny Lomowa, dan Ketua KTNA Minahasa, Musa Lembong, sedang melanjutkan pengerjaan untuk mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo,” ujar Devy Kemur, Kamis, 15 Januari 2026 lalu.
Kegiatan bertajuk “Sulut Menanam” ini sebelumnya pada 2025 lalu sudah dilakukan Majelis Keluarga Besar Permesta bekerjasama dengan sejumlah Kelompok Tani Gabungan di beberapa desa di Minahasa, seperti di Tondano Timur, Tincep, Kamangta, dan beberapa desa di Remboken.
Adapun pilar utama program swasembada pangan desa adalah untuk menjadikan desa garda terdepan produksi. Program Sulut Menanam juga dalam rangka pengembangan lumbung pangan dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, hingga nasional untuk kemandirian setiap wilayah.
Kegiatan Sulut Menanam MKBP ini juga bertujuan untuk mengurangi ketergantungan antar wilayah dengan memproduksi sesuai potensi lokal dan meningkatkan hilirisasi komoditas. Dan yang tak kalah penting kegiatan MKBP juga akan menopang untuk kesejahteraan rakyat guna memperbaiki kesejahteraan petani, termasuk petani Majelis Keluarga Besar Permesta. (hvs)