Perhimpunan Minahasa Raya

Ketum Benteng Jokowi Jak Tumewan: Pergantian Budi Arie dari Menteri Koperasi Sudah Tepat Dilakukan Presiden Prabowo

Foto: Ketua Umum Benteng Jokowi Jak Tumewan saat diwawancarai minahasaraya.com

minahasaraya.com – Ketua Umum Benteng Jokowi, Jak Tumewan, angkat suara dan meluruskan soal kekecewaan Loyalis Jokowi pasca terkena reshuffle nya Budi Arie (Ketua Umum Projo) dari Menteri Koperasi oleh Presiden Prabowo pada Senin (8/9/2025).

“Saya sebagai Ketua Umum Benteng Jokowi menyampaikan bahwa setelah era Jokowi maka saat ini adalah era Prabowo-Gibran. Dan kita harus loyal mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran,” kata Jak Tumewan kepada minahasaraya.com, Rabu (10/9/2025).

Menurut Jak Tumewan, apapun keputusan yang dijalankan Presiden dan Wakil Presiden saat ini (Prabowo-Gibran), khususnya mengenai
pergantian menteri, itu sepenuhnya adalah hak prerogatif presiden. “Dan pergantian menteri itu kita harus dukung,” ungkap Jak, yang juga pendiri organisasi massa Minahasa Raya ini.

“Jadi kami atas nama pendukung Jokowi 2 (dua) periode, secara tegas mengatakan bahwa pergantian menteri yang dilakukan Presiden Prabowo harus didukung. Dan kami sebagai pendukung Jokowi sudah selesai, nanti lima tahun lagi kita ikut bertarung siapa calon presiden berikut di pemilu 2029,” ujar Jak.

“Jadi tidak benar jika ada Loyalis Jokowi kemudian mengatakan bahwa pergantian menteri termasuk pergantian Budi Arie dari Menteri Koperasi merupakan arogan presiden, itu tidak benar. Yang benar adalah keputusan reshuffle kabinet, kami menilai sudah sangat tepat,” tegasnya.

Jak mengatakan, Presiden Prabowo punya hak prerogratif dalam menilai mengenai kinerja bagi pembantu-pembantunya di Kabinet Merah Putih.

“Semoga di era kepemimpinan Prabowo-Gibran, Indonesia terus menatap masa depan untuk menuju Indonesia emas 2045,” tambah Jak.

Sebelumnya, mengutip pemberitaan palembang.tribunnews.com edisi Rabu (10/9/2025), pasca Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi, terkena reshuffle kabinet oleh Presiden Prabowo Subianto, sejumlah loyalis Jokowi meradang.

Para Loyalis Jokowi secara terang-terangan, seperti yang diucapkan Ketua Umum We Love Jokowi, Yanes Yosua Frans, menyebut Presiden Prabowo sosok yang arogan dan semena-mena menggunakan hak prerogatif.

Yanes juga mempertanyakan alasan Presiden Prabowo menyingkirkan orang-orang kepercayaan Jokowi di kabinetnya.

Padahal, kata Yanes, Jokowi dan para relawannya telah banyak berjasa bagi Prabowo.
Terutama dalam memenangkan Prabowo dalam kontestasi Pilpres 2024. (*/hvs)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *