Gambar: Posisi IHSG Pada Penutupan Sesi Pertama Siang Tadi (Selasa, 3/2/2026) dan Sebagian Harga Saham. (Kolase: Minahasaraya/hvs)
minahasaraya.com – Hari ini, Selasa 3 Februari 2026, pasar modal Indonesia mulai menunjukan titik terang, setelah posisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rebound dan bergerak naik secara perlahan-lahan.
Pada penutupan sesi pertama perdagangan pukul 12.00 WIB siang tadi, IHSG naik 1,57 persen atau 124,49 poin pada posisi 8.047,22. Dan pergerakan harga semua saham di bursa mulai naik dan kembali masuk ke zona hijau.
Begitu juga indeks saham domestik lainnya seperti LQ45 naik 1,36 persen atau 11 poin ke posisi 817,25 dan indeks Kompas100, naik 1,51 persen atau 16,74 poin di posisi 1.124,38.
Rebound IHSG hari ini terjadi setelah pertemuan Pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pejabat Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan pihak Morgan Stanley Capital International (MSCI), di Jakarta, Senin 2 Februari 2026.
Selain itu untuk mendapatkan kembali kepercayaan investor pasar modal, pihak Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, sejak kemarin dan Selasa hari ini melakukan pembelian saham secara besar-besaran, khususnya pada saham yang memiliki fundamental yang baik.
Hasil pantauan minahasaraya, melalui perusahaan broker Trimegah Sekuritas, hingga penutupan sesi pertama perdagangan, khususnya pada catatan portofolio investor mendapat keuntungan (return) sebesar 9,80 persen.
Namun dibalik keuntungan yang diperoleh dari naiknya harga saham pada penutupan perdagangan siang tadi, para investor masih mengalami kerugian sebesar 33,11 persen pada catatan portofolio saham yang dimilikinya.
Hal ini disebabkan banyak investor terjebak atas gejolak anjloknya harga saham yang terjadi selama 4 (empat) hari berturut-turut, tanpa ada tindakan menjual sahamnya. (hvs)