Insert Foto: Lucas Umboh, Fanny Wulur, Recky Langi (foto atas dari kiri ke kanan). Rudini Wijaya, Ivan Matu, dan Jemmy Asiku (Foto bawah: dari kiri ke kanan) (Kolase: minahasaraya.com)
minahasaraya.com – Ada 6 (enam) nama calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Utara (Sulut) periode 2025-2029, yang muncul sesuai kriteria calon jelang Musyawarah Provinsi (Musprov). Keenam Nama calon ketua Kadin Sulut tersebut masing-masing, Lucas Umboh, Recky Langi, Vany Wulur, Jemmy Asiku, Ivan Matu dan Rudini Wijaya.
Sejumlah pelaku dan pengamat ekonomi Sulut, mengharapkan, agar kiprah dan sepak terjang organisasi Kadin Sulut, untuk kembali ke visi semula yakni mendorong dan menciptakan pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Sulut.
Selain itu, Kadin Sulut diharapkan bisa menjadi wadah bagi dunia usaha dalam memajukan ekonomi daerah Sulut, serta mendorong transformasi ekonomi yang kokoh, berdaya saing, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Keenam calon ketua Kadin yang disebutkan diatas, jika terpilih hendaknya mampu mewujudkan visi Kadin tersebut. Calon Ketua Kadin Sulut harus benar-benar mempunyai visi yang jelas untuk membangun Kadin Sulut yang bisa berdampak bagi perekonomian daerah.
Calon ketua Kadin Sulut juga harus mempunyai jaringan dan relasi bisnis yang luas, bukan hanya ditingkat daerah, tetapi juga memiliki relasi usaha, dagang, dan bisnis ditingkat nasional bahkan internasional.
“Swlain itu harus hilangkan kebiasaan-kebiasaan selama ini yang selalu hanya melihat calon itu dekat dengan kekuasaan, padahal yang harus dilihat dan diutamakan calon ketua itu disamping bisa bekerjasama dengan pemerintah daerah, juga mempunyai visi yang jelas membangun perekonomian daerah, mempunyai kemampuan me-managerial organisasi, memiliki relasi usaha, dagang dan bisnis yang luas, dan memiliki jaringan investor yang luas pula,” ujar Gerdy Worang, Pengamat Ekonomi Universitas Sam Ratulangi.
Berikut sekilas profil keenam calon ketua Kadin Sulut,
Lucas Umboh
Lucas Umboh adalah seorang tokoh bisnis yang aktif dibidang ekspedisi trucking dan peti kemas. Ia menjabat sebagai Ketua Kadin Kota Tomohon untuk periode 2024–2029. Lucas Umboh berkomitmen untuk memajukan dunia usaha di Sulawesi Utara termasuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan peluang kerja.
Recky Langi
Recky Langi tercatat pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Duta Darma Bakti, bagian dari kelompok bisnis Sinarmas Group, dan saat ini Recky menjabat direktur di tiga perusahaan tambang di Kalimantan, Sulawesi Tengah, dan Maluku Utara. Recky punya tujuan untuk memperkuat UMKM di Sulut melalui akses pembiayaan, pelatihan, dan digitalisasi, serta mendorong lahirnya pengusaha baru di Sulut.
Fanny Wulur
Fanny Wulur saat ini menjabat Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Ikatan Konsultan Indonesia (INKINDO). Fanny Wulur dikenal memiliki jaringan nasional bahkan internasional dalam kerjasama dalam melakukan pekerjaan konstruksi, bahkan melakukan investasi di daerah. Fanny mengatakan akan memanfaatkan semua pasion para pengusaha di Sulut menuju spesialisasi dibidangnya masing-masing, agar setiap pasion dan potensi bidang usaha yang digeluti bisa berkembang dan bermanfaat untuk memberikan kontribusi bagi perekonomian di Sulut, baik lapangan kerja maupun pendapatan asli daerah.
Jemmy Asiku
Jemmy Asiku adalah pemilik dan Pengelola kawasan bisnis IT Center Manado. Lewat IT Center Jemmy mampu mengangkat IT Center sebagai pusat bisnis yang berkonsep techno dan lifestyle.
Ivan Matu
Ivan Matu Pemilik Resto Ocean27 yang aktif dalam bisnis kuliner. Belum lama ini menu Ocean27 tampil menghadiri festival makanan laut di Amerika, yang sekaligus mengukuhkan posisi kuliner asli Sulawesi Utara di mata dunia.
Ocean27 akhirnya bisa go internasional adalah mimpi yang jadi kenyataan.
Rudini Wijaya
Rudini Wijaya dikenal sebagai pengusaha mal dannpusat perdagangan. Rudini berhasil membangun pusat bisnis Manado Town Square (Mantos) 1, 2 dan 3. Saat ini Mantos berhasil menjadi kawasan bisnis kebanggaan masyarakat Sulut, bahkan turis domestik dari provinsi lain yang datang ke Manado. (harris)