Perhimpunan Minahasa Raya

Awal 2026, Majelis Keluarga Besar Permesta Terus Menanam Jagung dan Gandum

Gambar: Kegiatan Kelompok Tani Majelis Keluarga Besar Permesta (MKBP) sedang Menggarap Lahan dan Menanam Jagung dan Gandum, di Desa Kasuratan, Remboken, Minahasa, Kamis (15/1/2026)/Kolase: Minahasaraya.com/hvs.

minahasaraya.com – Awal tahun baru 2026, Majelis Keluarga Besar Permesta (MKBP) dibawah Ketua Umumnya Philip Pantouw, terus mengerjakan dan menggarap lahan pertanian untuk program menanam padi, jagung dan gandum di sejumlah desa di kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

Kegiatan menggarap lahan baru dan menanam MKBP ini adalah untuk terus mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto. Adapun program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto tetap fokus pada swasembada pangan nasional melalui penguatan produksi dari tingkat desa.

Ketua Kelompok Tani Gabungan Majelis Keluarga Besar Permesta atau MKBP, Devi Kemur, mengatakan, saat ini dibawah koordinasi Ketua MKBP Philip Pantouw, pihaknya, bersama Sekretaris Kelompok Tani Ronny Lumowa dan Ketua KTNA Minahasa, Musa Lembong, sedang membuka lahan pertanian untuk menanam jagung dan menanam gandum di desa Kasuratan, Kecamatan Remboken, Minahasa.

“Saya bersama Sekretaris MKBP Ronny Lomowa, dan Ketua KTNA Minahasa, Musa Lembong, sedang melanjutkan pengerjaan untuk mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo,” ujar Devy Kemur, Kamis (15/1/2026).

Guna menunjang program menanam MKBP ini pemerintah juga telah melakukan bantuan pupuk dan alat tani serta membangun lumbung pangan desa yang ditujukan untuk kemandirian wilayah, sejalan dengan visi menjadikan Indonesia lumbung pangan dunia.

Kegiatan bertajuk “Sulut Menanam” ini sebelumnya pada 2025 lalu sudah dilakukan Majelis Keluarga Besar Permesta (MKBP) bekerjasama dengan sejumlah Kelompok Tani Gabungan di beberapa desa di Minahasa, seperti di Tondano Timur, Tincep, Kamangta, dan beberapa desa di Remboken.

Adapun pilar utama program swasembada pangan desa adalah untuk menjadikan desa garda terdepan produksi. Meningkatkan produksi nasional melalui subsidi pupuk besar-besaran, bantuan alat pertanian, intensifikasi lahan, dan penguatan cadangan pangan melalui Bulog.

Program Sulut Menanam juga dalam rangka pengembangan lumbung pangan dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, hingga nasional untuk kemandirian setiap wilayah.

Kegiatan Sulut Menanam MKBP ini juga bertujuan untuk mengurangi ketergantungan antar wilayah dengan memproduksi sesuai potensi lokal dan meningkatkan hilirisasi komoditas. Dan yang tak kalah penting kegiatan MKBP juga akan menopang untuk kesejahteraan rakyat guna memperbaiki kesejahteraan petani. (hvs)









Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *