di Gambar: Tampak Prof Ir Kawilarang Warouw Alex Masengi, MSc, PhD (Kedua dari kiri) Menyerahkan Buku Referensi Kepada Direktur Politeknik Pelayaran Sulut Capt Samuel Palembangan, M.T, M.Mar (Pertama dari kiri), di Desa Tawaang, Amurang, Minahasa Selatan.
minahasaraya.com – Penyerahan Buku Referensi Maritim dan Perikanan: Kontribusi Nyata Akademisi S3 Ilmu Kelautan untuk Penguatan Pendidikan Vokasi Pelayaran
Salah satu momentum penting yang mewarnai kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi Tahun Akademik 2025/2026 yang dilaksanakan di Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara, Desa Tawaang, Amurang, adalah penyerahan sejumlah buku referensi ilmiah di bidang perkapalan, pelayaran, dan perikanan kepada institusi pendidikan pelayaran tersebut.
Dalam suasana penuh keakraban akademik dan semangat kolaborasi, Prof. Ir. Kawilarang W.A. Masengi, M.Sc., Ph.D., Can. Doktor Ir. Haryadi Wijaya, M.Si., serta Dr. Ixchel F. Mandagi, S.Pi., M.Si. menyerahkan tiga buku referensi hasil karya akademik kepada Direktur Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara, Capt. Samuel Palembangan, M.T., M.Mar.
Momen tersebut bukan sekadar seremoni penyerahan buku, melainkan simbol transfer ilmu pengetahuan, pengalaman profesional, dan hasil pemikiran akademik yang diharapkan dapat memperkuat proses pembelajaran di lingkungan pendidikan vokasi pelayaran dan kemaritiman.
Tiga Buku Referensi Bernilai Strategis
Buku-buku yang diserahkan meliputi:
1. Air Ballast pada Kapal Latih JOHN LIE
2. Ship’s Motions dan Gerakan Kapal Perikanan di Indonesia
3. Stabilitas Kapal Perikanan: Pendekatan Matematis dan Naval Architecture
Ketiga buku tersebut membahas berbagai aspek penting dalam dunia pelayaran dan perikanan modern, mulai dari sistem ballast kapal, karakteristik gerakan kapal di laut, hingga analisis stabilitas kapal perikanan menggunakan pendekatan matematis dan ilmu rancang bangun kapal (naval architecture).
Materi yang terkandung dalam buku-buku tersebut sangat relevan bagi taruna, dosen, peneliti, maupun praktisi pelayaran karena menyajikan kombinasi antara teori akademik, pengalaman lapangan, dan aplikasi teknologi yang digunakan dalam pengoperasian kapal modern.
Dukungan bagi Proses Belajar Mengajar
Penyerahan buku ini dilakukan dengan tujuan agar koleksi tersebut dapat menjadi bahan referensi dalam proses belajar mengajar di Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara.
Sebagai lembaga pendidikan vokasi yang mencetak sumber daya manusia maritim Indonesia, keberadaan referensi ilmiah yang berkualitas menjadi sangat penting dalam meningkatkan kompetensi taruna dan tenaga pengajar. Buku-buku tersebut diharapkan dapat memperkaya literatur pembelajaran pada bidang:
* Stabilitas kapal
* Keselamatan pelayaran
* Desain kapal perikanan
* Sistem ballast
* Manajemen armada
* Teknologi perikanan tangkap
* Transportasi laut berkelanjutan
Dengan tersedianya referensi yang ditulis berdasarkan pengalaman penelitian dan praktik lapangan, para mahasiswa dan taruna dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tantangan operasional kapal di perairan Indonesia.
Diterima Langsung oleh Direktur Poltekpel Sulut
Buku-buku tersebut diterima secara langsung oleh Capt. Samuel Palembangan, M.T., M.Mar., Direktur Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara.
Menariknya, Capt. Samuel Palembangan juga merupakan salah satu peserta Program Doktor (S3) Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi yang memiliki minat penelitian pada pengembangan armada angkut hemat energi dan berwawasan lingkungan.
Beliau dikenal sebagai salah satu inovator maritim yang memiliki hak paten kapal hemat energi, sebuah pencapaian yang menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan transportasi laut yang lebih efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan.
Oleh karena itu, penyerahan buku ini memiliki makna yang lebih dalam karena mempertemukan para akademisi, peneliti, dan inovator maritim dalam satu forum ilmiah yang sama, guna memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, penelitian, dan industri pelayaran.
Disaksikan Pimpinan Akademik Universitas Sam Ratulangi
Prosesi penyerahan buku berlangsung di hadapan para pimpinan dan dosen pengasuh Program Doktor Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi, antara lain:
* Prof. Desi Mantiri, DES., DEA. (Koordinator Program Doktor Ilmu Kelautan)
* Prof. Dr. Charles Keppel, DEA
* Prof. Dr. Ir. Deske Sumilat, M.Sc. (Koordinator Program Studi Ilmu Perairan Universitas Sam Ratulangi)
* Prof. Dr. Ir. Darus Paransah,MSi.
* Dr. Ixchel F. Mandagi, S.Pi., M.Si., Ph.D.
* Can. Doktor Ir. Haryadi Wijaya, M.Si.
Kehadiran para akademisi senior tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan pengabdian masyarakat yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat pesisir.
Disaksikan Lebih dari 80 Peserta
Momen penyerahan buku juga disaksikan oleh sekitar 80 peserta yang terdiri atas:
* Nelayan tradisional
* Pelaku usaha perikanan
* Mahasiswa Program Doktor Ilmu Kelautan
* Dosen
* Pengelola sektor kelautan dan perikanan
Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang ini mencerminkan pentingnya kolaborasi multipihak dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.
Pengabdian kepada Masyarakat yang Berdampak Langsung
Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut mengangkat tema peningkatan keselamatan pelayaran dan pengelolaan perikanan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.
Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah pemaparan materi oleh salah seorang mahasiswa Program Doktor Ilmu Kelautan yang membahas pentingnya penanganan hasil tangkapan ikan sejak pertama kali ikan keluar dari air hingga sampai ke tangan konsumen.
Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa kualitas ikan sangat ditentukan oleh perlakuan yang diberikan pada menit-menit pertama setelah ikan ditangkap. Penanganan yang tidak tepat dapat mempercepat penurunan mutu ikan, menurunkan harga jual, bahkan menyebabkan kerugian ekonomi bagi nelayan.
Materi tersebut menekankan beberapa aspek penting, antara lain:
* Penanganan ikan segera setelah tertangkap.
* Pencucian menggunakan air bersih.
* Pendinginan cepat menggunakan es.
* Penyimpanan dalam suhu yang sesuai.
* Kebersihan wadah dan palka ikan.
* Rantai dingin (cold chain) hingga ke konsumen.
Melalui penerapan teknik penanganan yang baik, ikan dapat mempertahankan kesegarannya lebih lama sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Simbol Sinergi Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian
Penyerahan buku referensi ini menjadi simbol nyata bagaimana perguruan tinggi dapat berkontribusi langsung kepada masyarakat melalui penguatan kapasitas institusi pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia maritim.
Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Program Doktor Ilmu Kelautan Universitas Sam Ratulangi tidak hanya menghasilkan penelitian dan publikasi ilmiah, tetapi juga berupaya mentransformasikan ilmu pengetahuan menjadi manfaat nyata bagi dunia pendidikan, pelayaran, dan perikanan Indonesia.
Melalui kolaborasi antara akademisi, mahasiswa doktoral, praktisi pelayaran, serta masyarakat pesisir, diharapkan lahir berbagai inovasi yang mampu mendukung terwujudnya sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang lebih maju, aman, produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing global. (*)