
Gambar : Kolase Minahasaraya/HVS
minahasaraya.com – Nama Ayahanda Presiden Prabowo Subianto yakni Almarhum Prof Soemitro Djojohadikusumo untuk diusul menjadi Pahlawan Nasional, semakin bergemah dan mendapat dukungan penuh dari rakyat di Manado, Minahasa, dan Sulawesi Utara (Sulut) umumnya.
Setelah sukses memberi nama Auditorium Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) dengan nama Auditorium Prof Soemitro Djojohadikusumo, kin Hari Ulang Tahun (HUT) Prof Soemitro ke-109, diperingati di Graha Gubernuran Bumi Beringin Manado, pada Jumat, 29 Mei 2026, dalam bentuk diskusi panel dan deklarasi kebangsaan.
Rencana kegiatan HUT Prof Soemitro ini akan dihadiri langsung Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, yang akan membuka acara sekaligus memberi sambutan.
Ini semua adalah berkat kerja keras Majelis Keluarga Besar Permesta (MKBP) dibawah komando Ketua Umumnya Philip P. Pantouw. Pemberian nama Auditorium Prof Soemitro Djojohadikusumo berkat kerjasama antara MKBP dengan Rektor Unsrat Prof Berty Sompie, sedangkan peringatan HUT ke-109 Prof Soemitro dilakukan MKBP bekerjasama dengan Ketua Dewan Presidium Pusat Komando Permesta, Troy Kairupan.
Semuanya ini adalah untuk mendukung penuh pengusulan Prof Soemitro Djojohadikusumo menjadi Pahlawan Nasional. Beberapa kegiatan lain dalam rangka pengusulan menuju Pahlawan Nasional ini, antara lain sudah dilaksanakan Diskusi Panel Nasional di Unsrat dengan tema Soemitronomics, dan menurut rencana MKBP dan Unsrat akan membuat monumen dan pemberian nama jalan Prof Soemitro di Unsrat dan di Manado.
Sebagai informasi untuk peringatan HUT Prof Soemitro, Gubernur Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, dijadwalkan akan menghadiri sekaligus memberikan sambutan yang akan digelar Jumat pagi besok jam 09.00 WITA di Graha Bumi Beringin.
Usai sambutan Gubernur Sulut, dilanjutkan oleh Ketua MKBP Philip P. Pantouw, yang akan menyampaikan refleksi perjuangan dan pengabdian doktor ekonomi pertama Asia Prof Dr Sumitro Djojohadikusumo terhadap fondasi ekonomi pembangunan bangsa dan negara Indonesia.
Acara HUT ke-109 Prof Soemitro yang mengusung tema “Sumitronomics dan Semangat Permesta Menuju Indonesia Raya”, akan menjadi momentum refleksi kebangsaan sekaligus bentuk dukungan terhadap pengusulan almarhum Prof Soemitro Djojohadikusumo sebagai Pahlawan Nasional Republik Indonesia.
Sebagai persiapan pelaksanaan kegiatan, panitia kembali menggelar rapat pada Rabu siang hingga malam di Roger Hotel, Ranotana Manado. Terlihat hadir langsung Ketua MKBP Philip P. Pantouw, Sekretaris Dr Elisa Regar, Bendahara Lina Pusung, Wakil Ketua Dolfie Kotambunan, Wakil Ketua Tommy Waworundeng, Ketua Presidium DPP Komando Permesta Troy Kairupan, Ketua Panitia Frangky Harahap, serta Sekretaris Panitia Pdt Ronald Lambey.
Hadir juga sejumlah pemimpin organisasi Permesta yang ada di daerah ini. Dalam rapat tersebut dijelaskan bahwa rangkaian kegiatan akan diisi dengan deklarasi kebangsaan, serta berbagai agenda lainnya yang melibatkan mahasiswa, generasi muda, tokoh masyarakat, akademisi, hingga pejuang Permesta yang masih hidup.
Ketua Umum MKBP Philip Pantouw mengatakan, Prof Dr Sumitro Djojohadikusumo merupakan salah satu tokoh ekonomi terbesar Indonesia yang memiliki kontribusi besar terhadap pembangunan ekonomi nasional, penguatan kedaulatan bangsa, serta pengembangan konsep ekonomi kerakyatan yang berpihak kepada rakyat.
“Momentum peringatan HUT ke-109 tahun kelahiran Prof Sumitro ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi ruang refleksi kebangsaan untuk menghidupkan kembali gagasan ekonomi kerakyatan dan semangat perjuangan daerah dalam membangun Indonesia yang mandiri dan berdaulat,” ujar Philip Pantouw.
Sementara Ketua Panitia Frangky Harahap menyebut tema “Sumitronomics dan Semangat Permesta Menuju Indonesia Raya” dipilih sebagai simbol sinergi antara pemikiran ekonomi nasional Prof Sumitro dengan spirit perjuangan Permesta yang lahir dari semangat keadilan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.
Sekretaris Panitia Pdt Ronald Lambey menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian Prof Sumitro terhadap bangsa dan negara. Karena itu, seluruh pihak mendukung penuh proses pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada almarhum yang juga begawan ekonomi Indoneaia tersebut.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi konsolidasi kebangsaan dan memperkuat kesadaran generasi muda terhadap pemikiran serta perjuangan tokoh bangsa seperti Prof Soemitro Djojohadikusumo,” ujarnya.
Ketua Presidium Pusat Dewan Komando Permesta Indonesia Troy Kairupan mengatakan, kegiatan akan dimulai pukul 09.00 WITA hingga selesai dengan target peserta sekitar 300 orang. (*/hvs)