Perhimpunan Minahasa Raya

Rupiah Dibuka Menguat Rp16.926 Per Dolar AS, IHSG Diposisi 7.073,41

Gambar: Nilai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Rabu pagi (25/3/2026) Pukul 09.00 WIB. (Foto: Screenshoot/hvs)


minahasaraya.com – Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu pagi (25/3/2026), pukul 09.00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), menurun 33,43 poin atau turun 0,47 persen, di posisi 7.073,41.

Hasil pantauan minahasaraya.com melalui aplikasi perusahaan broker Trimegah Sekuritas, nilai sejumlah saham bervariasi. Beberapa saham unggulan terpantau bergerak ke zona hijau, sebaliknya nilai sejumlah saham unggulan lain berada di zona merah.

Saham-saham yang berada di zona merah seperti kode saham MDKA turun 4,83 persen di posisi Rp3.150 per lembar saham, saham pertambangan emas ARCI milik Taipan Peter Sondakh turun 4,38 persen di posisi Rp1.530 per lembar, dan kode saham PANI perusahaan Pantai Indah Kapuk 2 milik Sugianto Kusuma atau Aguan turun 0,62 persen di posisi Rp7.959 per lembar saham.

Beberapa saham lain berada di zona hijau seperti, kode saham BRMS naik 2,21 persen di posisi Rp695 per lembar, BUVA naik 1,59 persen diposisi Rp960 per lembar, BKSL naik 0,99 persen menjadi Rp102 per lembar saham.

Beberapa praktisi pasar modal menyatakan optimis dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yanh akan bergerak menguat diwaktu beberapa hari ke depan seusai libur panjang Hari Raya Idul Fitri tahun 2026.

Para analis menyebut salah satu alasan mereka optimis disebabkan kabar terbaru dari konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, yang mana Presiden AS Donald Trump menyatakan menunda selama lima hari untuk melakukan serangan militer ke pembangkit listrik dan fasilitas energi Iran.

Sementara mata uang rupiah dibuka menguat 35 poin atau menguat 0,21 persen di posisi Rp16.926 per dolar AS. (hvs)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *