Gambar: Grafik IHSG/Sumber: Trimegah Sekuritas/HVS
minahasaraya.com – Hasil Pantauan minahasaraya melalui data Trimegah Securitas, pada pembukaan perdagangan Senin pagi ini (9/3/2026) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka anjlok di posisi 7.297,66, turun 288,03 poin atau turun 3,80 persen.
Demikian juga dengan semua nilai harga saham dibuka dengan posisi merah, termasuk beberapa saham perusahaan pertambangan emas, seperti kode saham ARCI nilai sahamnya merosot 8,33 persen pada harga Rp1.549 per lembar.
Nilai saham pertambangan emas lainnya seperti BRMS, pada pembukaan perdagangan Senin pagi juga anjlok 10,62 persen pada harga Rp715 per lembar saham.
Sebelumnya pada penutupan perdagangan Jumat lalu (6/3/2026), IHSG Anjlok dan turun 1,62 persen di posisi 7.585,69. Hal ini diakibatkan kombinasi sentimen negatif, terutama kekhawatiran konflik Timur Tengah yang meningkat dan lonjakan harga minyak dunia.
Tekanan tersebut diperparah oleh sentimen negatif dari Wall Street, dan adanya aksi ambil untung (profit taking) setelah kenaikan sebelumnya, serta kekhawatiran investor terhadap kebijakan tarif dagang AS.
Sementara hasil pantauan pada Senin pagi, nilai rupiah terus mengalami tekanan terhadap dolar AS. Rupiah kini berada pada posisi Rp17.000 per dolar AS. (hvs)