
PROGRAM STUDI DOKTOR ILMU KELAUTAN PASCASARJANA UNIVERSITAS SAM RATULANGI MENOREHKAN REKOR DAN SEJARAH BARU
minahasaraya.com – Program Studi Doktor Ilmu Kelautan Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meluluskan seorang doktor dari bidang perkapalan dan teknologi maritim. Capaian ini menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan akademik program studi tersebut sekaligus memperkuat posisi Ilmu Kelautan UNSRAT sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kelautan yang bersifat multidisiplin.
Prestasi tersebut diraih oleh Dr. Ir. Haryadi Wijaya, S.Pel., M.Si., dosen pada Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara, yang berhasil mempertahankan disertasinya dalam ujian terbuka promosi doktor dengan judul “Rekayasa Penyaring Air Ballast pada Kapal Latih JOHN LIE”.
Ujian promosi doktor tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh sepuluh penguji yang berasal dari berbagai bidang keahlian. Tim penguji terdiri atas Iskandar dari Politeknik Pelayaran Semarang, Oktavianus B. A. Sompie, Roike I. Montolalu, Kawilarang Warouw Alex Masengi selaku Promotor Utama, Lefrand Manoppo, Vivanda O. Modaso, serta Desy M. H. Mantiri, Detty Rumampuk, dan Nixon Kawung bersama anggota tim penguji lainnya.
Perjalanan akademik Dr. Haryadi Wijaya di Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi merupakan kisah inspiratif tentang dedikasi, kerja keras, dan produktivitas ilmiah. Dalam kurun waktu kurang dari lima tahun, beliau berhasil menyelesaikan pendidikan magister dan doktoral sekaligus memperoleh berbagai pencapaian akademik dan profesional. Selain meraih gelar Magister Sains (M.Si.) dan Doktor (Dr.), beliau juga berhasil memperoleh pengakuan profesi sebagai Insinyur Profesional Utama (IPU) dan ASEAN Engineer (ASEAN Eng.).
Selama menempuh pendidikan pada jenjang magister, Dr. Haryadi Wijaya telah menghasilkan karya ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus. Produktivitas tersebut terus berlanjut pada jenjang doktoral, di mana hasil penelitiannya berhasil dipublikasikan pada jurnal internasional bereputasi kategori Q2 di bidang Natural Sciences yang diterbitkan di Yunnan, Tiongkok.
Tidak hanya aktif dalam publikasi ilmiah, beliau juga menunjukkan kontribusi nyata dalam pengembangan literatur maritim Indonesia melalui penulisan tiga buku referensi, yaitu:
1. Kesinambungan Pengelolaan Air Ballast pada Kapal Latih JOHN LIE;
2. Gerakan Kapal Perikanan di Indonesia (Ship’s Motions);
3. Stabilitas Kapal Perikanan di Indonesia: Pendekatan Matematis dan Naval Architecture.
Ketiga buku tersebut telah memperoleh Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) sebagai bentuk pengakuan atas orisinalitas dan kontribusi ilmiah yang diberikan. Sebagai wujud pengabdian kepada dunia pendidikan maritim, buku-buku referensi tersebut juga telah diserahkan kepada Politeknik Pelayaran Sulawesi Utara untuk digunakan sebagai bahan ajar dan referensi akademik bagi taruna, dosen, serta peneliti di bidang pelayaran dan teknologi perkapalan.
Keberhasilan Dr. Haryadi Wijaya tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi dan institusi tempat beliau mengabdi, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa Program Studi Doktor Ilmu Kelautan Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi mampu menghasilkan lulusan dengan kompetensi multidisiplin yang mampu menjembatani ilmu kelautan, teknologi perkapalan, rekayasa lingkungan, dan inovasi maritim.
Momentum bersejarah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi para akademisi, peneliti, dan mahasiswa untuk terus berkarya serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi pembangunan sektor kelautan dan kemaritiman Indonesia.
Selamat kepada Dr. Ir. Haryadi Wijaya, S.Pel., M.Si., IPU., ASEAN Eng. atas pencapaian luar biasa ini.
Bravo Program Studi Doktor Ilmu Kelautan Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi!
Bravo Universitas Sam Ratulangi!