Gambar: Grafik IHSG Jelang Penutupan Sesi 2 Bursa Saham pukul 15.00WIB, Senin, 19 Januari 2026.(Gambar/Screenshoot/minahasaraya.com/hvs)
minahasaraya.com – Hasil pantauan minahasaraya.com jelang penutupan sesi 2 perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, 19 Januari 2026, pukul 15.00 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 37,22 poin atau 0,41% pada posisi 9.112,63. Sementara indeks LQ45 naik 0,75 poin atau 0,08% pada posisi 890,19 dan indeks Kompas100 naik 3,70 poin atau 0,29% pada posisi 1.259,76.
Beberapa saham yang diperdagangkan masuk menuju zona hijau, seperti seperti kode saham RAJA, CUAN, WIIM, CDIA, BRPT dan PANI. Saham-saham yang terkoreksi ke zona merah masing-masing, BUMI, DEWA, BRMS, RATU, COIN, PTRO, MDKA dan ERAA.
Untuk nilai tukar mata uang asing, rupiah hari ini terus melemah terhadap dolar AS yang mendekati angka 17.000 yakni Rp16.953 per dolar AS, naik 68 poin atau 0,40%. Mata uang lain yang menguat yakni EURO pada posisi 19.710,50 atau naik 126,88 poin atau 0,65%.
Melemahnya rupiah hari ini sesuai proyeksi para analis yang menyebut rupiah akan sampai pada titik terendah, meski Bank Indonesia terus melakukan upaya intervensinya.
Hal ini terjadi lantaran pelaku pasar masih khawatir terhadap kondisi defisit fiskal Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
Selain itu melemahnya rupiah karena ketidakstabilan kondisi geopolitik, dan melemahnya disiplin fiskal di tengah perlambatan ekonomi global serta minat investor asing cenderung menyusut di tengah ketidakpastian global. (hvs)