Foto: Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM/CEO Danantara, Rosan Roeslani, Saat Memberi Keterangan Kepada Sejumlah Media, Jumat.
minahasaraya.com – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM dan CEO Danantara, Rosan Roeslani, pada konferensi pers, Jumat (17/10/2025), mengatakan, realisasi investasi Januari-September 2025 mencapai Rp1.434,3 triliun atau 75,3% dari target 2025. Capaian ini naik 13,7,% dibanding 2024, dan berhasil menyerap 1,96 juta tenaga kerja.
Ia menjelaskan, komposisi investasi yakni penanaman modal dalam negeri (PMDN) 55,1%, sedangkan penanaman modal asing (PMA) 44,9%. Dikatakan, distribusi investasi juga semakin merata, dengan pertumbuhan luar Jawa yang lebih dominan yang mencapai Rp265,8 triliun atau 54,1%, sementara di pulau Jawa Rp225,6 triliun atau 45,9 persen.
Menurut Rosan jumlah investasi yang dicapai tersebut adalah di sektor unggulan tetap industri logam dasar, transportasi, gudang dan telekomunikasi, pertambangan, jasa, dan perumahan serta kawasan industri. Sedangkan investor utama berasal dari Singapura, Hong Kong, Tiongkok, Malaysia dan Jepang.
Sementara perkembangan sektor baru untuk investasi ke depan, kata Rosan adalah disektor perikanan tuna dan cakalang, yang mulai tumbuh dan memberi harapan perluasan investasi dimasa depan.
Rosan berharap, semoga momentum investasi baik ini terjaga hingga akhir tahun, sehingga target 2025 dapat tercapai. (hvs)