Perhimpunan Minahasa Raya

Philip Pantouw Menyesalkan Kenaikan Pangkat Jenderal Bintang Empat Tidak Diberikan Kepada Johnny Lumintang

minahasaraya.com – Tokoh Masyarakat Minahasa-Sulawesi Utara, Philip Pantouw, menyesalkan penghargaan kenaikan pangkat kehormatan bintang empat yang diberikan presiden terhadap 5 (lima) orang tokoh militer dan purnawirawan, tidak termasuk terhadap Letjen TNI (Purn) Johny Lumintang, mantan Pangkostrad 1998.

Padahal menurut Philip Pantouw, Letjen (Purn) Johnny Lumintang, prestasinya tak kalah hebatnya dengan ke lima Jenderal yang mendapat kenaikan pangkat kehormatan bintang empat tersebut.

“Kami sebagai pemerhati perjalanan terhadap beberapa tokoh militer termasuk terhadap Letjen Purnawirawan Johnny Lumintang, menyesalkan penghargaan bintang empat tidak diperoleh Johnny Lumintang, padahal Johnny Lumintang sangat pantas bila diberikan jenderal kehormatan bintang empat. Ini merupakan koreksi,” ungkap Philip Pantouw kepada minahasaraya.com, Senin (18/8/2025).

Untuk itu, Philip Pantouw menghimbau dan mengharapkan agar Presiden Prabowo Subianto, kiranya dapat memberikan penghargaan kehormatan jenderal bintang empat kepada Letjen Purnawirawan Johnny Lumintang.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,
Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan pangkat Jenderal Kehormatan bintang empat kepada 5 tokoh militer dan purnawirawan, dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Landasan Suparlan, Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) TNI AD, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (10/08/2025).

Kelima penerima kehormatan tersebut adalah Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, Letjen TNI (Purn) M. Herindra, Letjen TNI (Purn) Yunus Yosfiah, Letjen TNI (Purn) Agus Sutomo, dan Letjen TNI KKO (Purn) Ali Sadikin.

Penganugerahan pangkat kehormatan ini merupakan bentuk apresiasi negara atas jasa-jasa para perwira tinggi tersebut dalam mengabdi kepada bangsa, baik saat masih berdinas aktif maupun setelah purna tugas.

Selain penganugerahan pangkat kehormatan terhadap ke lima tokoh militer, Presiden Prabowo Subianto juga menganugerahkan pangkat Jenderal Kehormatan bintang tiga dan Tanda Kehormatan Bintang Sakti kepada 7 (tujuh) tokoh militer dan purnawirawan lainnya.

Ketujuh tokoh militer tersebut masing-masing, Letjen TNI (Hor) Valentinus Soehartono Soeratman, Marsdya TNI (Hor) Bambang Eko Suhariyanto, Letjen TNI (Hor) Chairawan K Nusyirwan, Letjen TNI (Hor) Musa Bangun, Letjen TNI (Hor) Glenny Kairupan, M.Sc, Letjen TNI (Hor) Dr. Tony SB Hoesodo, S.IP, M.Sc, dan Mayjen TNI (Hor) Taufik Hidayat.

Gelar Jenderal Kehormatan merupakan pengakuan negara atas pengabdian dan prestasi luar biasa dalam menjalankan tugas di bidang pertahanan dan keamanan. Penerimanya adalah tokoh yang dinilai telah memberikan kontribusi kepada negara dan berhasil dalam setiap penugasan operasi dalam karier militernya.

Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Batujajar, yang dihadiri Presiden Prabowo, Minggu (10/8/2025), ini juga menjadi momentum penghormatan bagi jasa para prajurit yang telah berkontribusi besar bagi negara. Penganugerahan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk menghargai dedikasi dan pengorbanan dalam menjaga kedaulatan NKRI. (*/harris)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *